Thursday, February 14, 2019

PESAN 98

Sering terjadi para pelayan gerejawi (entah sadar atau tidak) memberi contoh yang tidak baik kepada jemaat, karena mereka lebih tertarik pada upacara-upacara gerejawi (religious rites), bukan pada kebenaran Injil anugerah Allah yang tidak ditentukan (melalui cara berpikir bagaimanapun) oleh perbuatan serta upacara-upacara yang dilakukan oleh manusia (band. Roma 11:6). Upacara harus dibatasi hanya jikalau meninggikan nilai rohani. Apabila melawan azas kasih karunia harus ditolak di dalam pelayanan gerejawi. Lebih detail tentang hal ini bisa di download di sini.