Bagaimana Allah itu tidak dahsyat,
firman-Nya saja (hanya dengan berkata) sudah tercipta alam semesta dengan
segala isinya (baca Kej. 1). Firman-Nya saja, kalau sudah keluar dari mulut-Nya,
tidak akan kembali kosong (baca Yes. 55:6). Firman-Nya saja hidup dan kuat,
lebih tajam dari- pada pedang bermata dua, mampu memisahkan jiwa dan roh,
sendi-sendi dan sumsum, sanggup membedakan pertimbangan dan pikiran hati
manusia (baca Ibr. 4:12). Perhatikan, Tuhan Allah cukup berkata, bagaimana
kalau Allah melakukan sesuatu lebih daripada sekadar berkata, apakah ada yang
tidak berhasil?
Artikel lengkapnya... Klik di
sini
