Biasanya, orang bersedia memberi dari kecukupan bahkan mungkin dari
kelebihan seperti yang dilakukan oleh para celebrities dan diunggah di media social
akhir-akhir ini; prilaku dermawan seperti itu pantas mendapatkan acungan
jempol. Tetapi kalau sedang berkekurangan, tentu sulit untuk memberi. Namun anak-anak
Tuhan di Jemaat Filipi yang sedang berkekurangan pun tidak segan-segan menambah
kekurangan mereka dengan Jalan menyisihkan sebagian dari apa yang tidak cukup
untuk memenuhi kebutuhan mereka sendiri, lalu dipersembahkan kepada Tuhan demi
membantu pelayanan sang rasul. Ini tentu sangat berbeda daripada kemurahan yang
ditunjukkan oleh para celebrities di media sosial, karena yang dilakukan oleh
orang-orang percaya di jemaat Filipi adalah sebuah sikap rohani dari pihak pemberi.
Apakah sikap yang sama juga yang dimiliki oleh para pembaca ketika
sedang berkekurangan? Andaikan anda tidak memiliki persediaan cukup untuk
kehidupan diri sendiri dan atau keluarga, apakah anda tetap tergerak hati
menyisihkan sebagian dan memberi bagi orang lain yang membutuhkan atau bagi pelayanan
Injil kasih karunia Allah? Harap pertanyaan ini mendapat jawaban, “Amin,
haleluya.”
Bagaimana dengan anda yang sedang berkecukupan bahkan
berkelebihan? Apakah anda juga berkerelaan hati untuk memberi? Beberapa
celebrities telah dan terus melakukannya, dan kita tidak perlu mempersoalkan motif
masing-masing, yang penting, mereka rela memberi. Di dalam kekristenan, hal
memberi dengan kerelaan itu …
Artikel lengkap beserta dengan pelajaran tentang firman Tuhan yang
pasti bisa menjadi berkat bagi kita semua bisa di dapat di sini.
No comments:
Post a Comment